Sunday, October 24, 2010

Kembalinya Majnun Pada Laila

I
Lail, apa yang hendak kau ceritakan
malam ini. Bicaralah… lihatlah
tubuhku yang mulai keriput

II
Lail, sudah lama aku ingin terkubur di tanah
yang jauh, agar pencatat sejarah tak pernah menemukan
namaku di satu nisan pun, lalu akhirnya kau mengajakku
ke tempat ini, bermalam di tanah sunyi ini tanpa satu setan pun
yang mengganggu

III
Lail, cukuplah kita saling memendam dalam-dalam nama kita
di tanah merah ini.

IV
Oh, betapa jauh aku membawa dendam rindu ini
hingga banyak waktu kulalui tanpa nama,
hingga banyak orang merubah namaku menjadi Majnun.
dan kini kutemui kau tidur lelap di sini.

V
Lail, malam mulai tua
mendekatlah lebih dekat
kini ku datang padamu utuh sekali, hanya untukmu.

Bandung, 25 Okt 2010

No comments:

Post a Comment