Monday, December 13, 2010

SURAMADU

Langit meramaikan warna di balik punggungmu
Laut mengantarkan kapal-kapal pada dermaganya

Angin mengidungkan segala kepergian yang
Tak pernah direncanakan.

Tak ada yang tinggal setelah kau kokoh berdiri
Selain wajah dungu pulau yang mulai tua,
Pulau tempat tubuh-tubuh kecil menyabitkan mimpi.

Seperti apa kau petakan destinasi,
Setelah ladang garam ibu kami sejengkal lagi?

Bandung, 12 Dec 2010

No comments:

Post a Comment